Langsung ke konten utama

TEKNOLOGI PENDIDIKAN


MAKALAH
MENGEMBANGKAN TUGAS KELAS DAN SUMBER BELAJAR DARI LINK MATERI, VIDEO PEMBELAJARAN DARI YOUTUBE, DAN WEBBLOG
Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah             : Teknologi Pendidika
Dosen Pengampu     : Turno, M.Pd.

Disusun oleh:
1.      Rini Apriliani                         (2117304)
2.      Arkan Abdul Ghoni                (2118059)
3.      Melina Wati                           (2118221)
4.      M. Akhit Yulian                      (2118341)
Kelompok 10
Kelas G
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PEKALONGAN
2020


Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT, atas izin-Nya makalah ini dapat diselesaikan, shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada baginda Nabi agung Muhammad saw, sahabatnya, keluarganya dan umatnya hingga akhir zaman.
Makalah ini dibuat sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Teknologi Pendidikan. Makalah ini menjelaskan tentang “Mengembangkan Tugas Kelas Dan Sumber Belajar Dari Link Materi, Video Pembelajaran Dari Youtube, Dan Webblog”. Hal ini dimaksudkan untuk menambah pengetahuan yang lebih jelas cakupannya. Selain itu, sebagai acuan untuk menjalani dan menelusuri tentang Teknologi Pendidikan.
            Penulis sudah berusaha untuk menyusun makalah ini selengkap mungkin. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada sumber informasi dan referensi beberapa buku yang menjadi tolak ukur selesainya makalah ini. Penulis juga menerima saran dan kritik dari pembaca guna penyempurnaan penulisan makalah mendatang.
            Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Turno M.Pd. selaku dosen pengampu mata kuliah Teknologi Pendidikan yang telah memotivasi dan membimbing kami selama perkuliahan berlangsung. Akhirnya makalah ini diharapkan bisa bermanfaat bagi para pembacanya. Aamiin ya robbal alamin.




Pekalongan, 1 April 2020

Penulis


Daftar Isi




BAB I

PENDAHULUAN


Perkembangan teknologi informasi beberapa tahun belakangan ini berkembang dengan kecepatan yang sangat tinggi, sehingga dengan pekembangan ini telah mengubah paradigma masyarakat dalam mencari dan mendapatkan informasi, yang tidak lagi terbatas pada informasi surat kabar, audio visual, dan elektronik, tetapi juga sumber-sumber informasi lainnya yang salah satu diantaranya melalui jaringan internet. Salah satu bidang yang mendapat dampak yang cukup berarti dengan perkembangan teknologi ini adalah bidang pendidikan, dimana pada dasarnya pendidikan merupakan suatu proses komunikasi dan informasi dari pendidik kepada peserta didik yang berisi informasi-informasi pendidikan, yang memiliki unsur-unsur pendidik sebagai sumber informasi, media sebagai sarana penyedian ide, gagasan dan materi pendidikan serta peserta didik itu sendiri.
Media pembelajaran adalah salah satu unsur yang memegang peranan penting dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran sebagai salah satu sumber belajar dapat membantu guru memperkaya wawasan siswa. Berbagai bentuk dan jenis media pembelajaran yang digunakan oleh guru akan menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi siswa. Pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar-mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, dan rangsangan kegiatan belajar dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Penggunaan media pembelajaran pada tahap orientasi pembelajaran akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian pesan dan isi pelajaran.
Semakin sadarnya orang akan pentingnya media yang membantu pembelajaran sudah mulai dirasakan. Pengelolaan alat bantu pembelajaran sudah sangat dibutuhkan. Dari beberapa model pembelajaran, ada model pembelajaran yang menarik dan dapat memicu peningkatan penalaran siswa yaitu model pembelajaran yang mengembangkan tugas kelas dan sumber belajar berupa link materi, video dari youtube, dan webblog. Pada dasarnya, pembelajaran tersebut adalah suatu sistem pengajaran yang cocok dengan otak yang menghasilkan makna dengan menghubungkan muatan akademik dengan konteks teknologi.

1.      Apa pengertian pembelajaran dari link materi, video dari youtube, dan webblog?
2.      Bagaimana cara pembuatan pembelajaran dari link materi, video dari youtube, dan webblog?
3.      Bagaimana implementasi pembelajaran dari link materi, video dari youtube, dan webblog?
4.      Bagaimana kelebihan dan kekurangan pembelajaran dari link materi, video dari youtube, dan webblog?

1.      Mengetahui pembelajaran dari link materi, video dari youtube, dan weblog.
2.      Mengetahui cara pembuatan pembelajaran dari link materi, video dari youtube, dan weblog.
3.      Mengetahui implementasi pembelajaran dari link materi, video dari youtube, dan weblog.
4.      Mengetahui kelebihan dan kekurangan pembelajaran dari link materi, video dari youtube, dan weblog.


BAB II

PEMBAHASAN


1.      Pembelajaran Link Materi
Hyperlink atau dalam bahasa Indonesia disebut Pranala adalah sebuah acuan dalam suatu dokumen hypertext ke dokumen yang lain atau sumber lain. Dari beberapa pengertian hyperlink di atas, maka dapat disimpulkan bahwa hyperlink dapat menghubungkan suatu halaman dengan halaman lain yang masih terdapat pada website itu sendiri, selain itu hyperlink juga dapat menghubungkan suatu halaman website dengan halaman yang terdapat pada website lain. Selain mengaitkan antar halaman, hyperlink juga bisa mengaitkan halaman dengan file multimedia, dan file program.[1]
Link (juga hyperlink) adalah sebuah acuan dalam dokumen hiperteks (hypertext) ke dokumen yang lain atau sumber lain. Seperti halnya suatu kutipan di dalam  literatur. Dikombinasikan dengan sebuah jaringan data dan sesuai dengan protokol akses, sebuah komputer dapat diminta untuk memperoleh sumber yang direferensikan.
2.      Pembelajaran Youtube
Di zaman sekarang siapa yang tak kenal lagi satu fitur yang ada dalam google yang satu ini. Orang biasanya menyebutnya youtube. Youtube adalah fitur yang berbentuk video yang ada dalam google yang didirikan pada 14 Februari 2005. Pendirinya adalah Steve Chen, Chad Hurley, Jawed Karim. Youtube adalah sebuah situs web berbagi video yang dibuat oleh tiga mantan karyawan Pay Pal. Youtube menampilkan bermacam-macam video buatan pengguna termasuk klip film, klip tv, dan video music. Selain itu adapula konten amatir seperti blog, video, video orisinal pendek, dan video pendidikan. Bicara tentang youtube pasti ada kelebihan dan kekurangan dari youtube sendiri
3.      Pembelajaran Webblog
Webblog merupakan bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan atau yang dimuat sebagai posting pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik atau isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama, meskipun tidak selamnya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topic dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Secara garis besar, webblog dapat dirangkum sebagai kumpulan website pribadi yang memungkinkan para pembuatnya menampilkan berbagai jenis isi pada web dengan mudah, seperti karya tulis, kumpulan link internet, dokumen-dokumen (file-file)word, PDF dan lain-lain), gambar ataupun multimedia.[2]
Webblog adalah sebuah situs web dimana postingan itemnya dilakukan secara teratur dan ditampilkan dalam urutan kronologis mundur. Istilah blog sebenarnya adalah versi pendek atau bentuk singkat dari webblog atau web log. Penulis atau pemilik blog yang merawat dan menambahkan artikel baru kedalam blog miliknya disebut Blogging. Pengiriman artikel satu persatu disebut posting blog atau blog post, post atau entries. Orang yang mengirimkan artikel atau orang yang memiliki blog disebut blogger. Sebuah blog terdiri dari text, hypertext, gambar, dan beberapa link (ke halaman web lain, video, audio, dan file-file lain). Webblog menggunakan gaya bahasa penyampaian dokumentasi. Seringkali webblog lebih focus ke salah satu topik, misalnya tips, triks, tutorial, ponsel, dan lain sebagainya. Beberapa webblog juga menceritakan pengalaman-pengalaman pribadi mereka.

1.      Link Materi
Perancangan Langkah-langkah desain media pembelajaran berbasis link adalah:
a.       Login ke halaman Cpanel dengan cara mengetik alamat pada browser kemudian pilih Softaculous untuk memulai penginstalan WordPress yang akan digunakan sebagai media pembelajaran.
b.      Pilih install WordPress pada halaman Softaculous untuk melakukan penginstalan Word Press tersebut.
c.       Pilih install WordPress pada halaman Softaculous untuk melakukan penginstalan WordPress tersebut.
d.      Setelah itu tampil halaman untuk mengetahui informasi proses penginstalan WordPress
e.       Apabila proses penginstalan telah berhasil maka tampil halaman pemberitahuan bahwa penginstalan tersebut telah berhasil.
f.       Setelah proses penginstalan selesai maka username dan password dimasukkan yang telah dibuat tadi untuk melanjutkan proses berikutnya pada Kotak Login sehingga muncul Tampilan Admin WordPress.
g.      Tambahkan Plugin yang dibutuhkan pada media pembelajaran ini dengan cara masuk ke Menu Plugin dan menambahkan Plugin Lewat Sub Menu Add New
h.      Install Theme yang diinginkan dimana Theme tersebut mensupport e-learning melalui Submenu Editor pada Menu Appearance, atur tampilan dan masukkan Script yang dibutuhkan atau ubah Script Theme menggunakan Notepad kemudian lakukan proses pengaturan plugin yang telah diinstal sesuai kebutuhan.[3]
2.      Youtube
a.       Membuat tampilan awal video pembelajaran Tampilan ini memperkenalkan materi yang akan dijelaskan.
b.      Membuat tampilan KD yang akan diacuTampilan ini memperkenalkan Kompetensi Dasar yang dipakai sehingga peserta didik memiliki gambaran materi apa yang akan dibahas. Selain itu, pada tampilan ini juga diarahkan masuk pada pembahasan.
c.       Membuat tampilan materi sebelumnya Bertujuan untuk mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari sebelumnya.
d.      Membut tampilan pengantar Agar peserta didik mengetahui apa saja yang akan dibahas.
e.       Membuat tampilan materi inti.
f.       Membuat tampilan contoh-contoh
g.      Membuat tampilan kesimpulan[4]
3.      Webblog
a.       Menentukan sasaran pembaca
b.      Mempelajari Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK & KD).
c.       Mempelajari silabus yang digunakan.
d.      Menentukan materi dari beberapa sumber.
e.       Buka situs blogger di alamat www.blogger.com
f.       Kemudian klik “Buat Blog”
g.      Log in menggunakan email google gmail dan kemudian klik kotak “Sig In”
h.      Untuk halaman sudah bisa masuk blog baru, jika ingin membuat postingan
i.        Klik “ Buat Postigan Baru”.
1)      Judul : Gunakan judul yang sesuai dengan tema yang aka dibuat dan mudah di ingat.
2)      Alamat : masukkan alamat blog yang sesuai dengan judul blog, silahkan cari alamat blog yang masih bisa di registrasi.
3)      Tema : Pilih tema yang menarik untuk dilihat, klik “Buat Blog”.
j.        Produk jadi dan siap diuji.

1.      Link Materi
Hyperlink dapat dipasang pada text maupun gambar. Hyperlink dengan text dapat dibedakan secara visual, secara default text yang dipasang hyperlink pada sebuah halaman website akan berwarna biru dan underline. Sedangkan hyperlink yang terpasang pada gambar tidak bisa dibedakan secara visual langsung, namun jika pointer berada di atas gambar maka pointer tersebut akan berubah tampilan. Jika text ber-hyperlink tersebut diklik maka browser akan menampilkan halaman atau file yang dituju. Jika browser dapat membaca link tujuan tersebut maka akan ditampilkan langsung dalam halaman browser namun jika file tersebut tidak bisa dibaca, maka user diminta untuk menyimpannya dalam komputer ataudikenal dengan istilah download.[5]
2.      Youtube
Media pembelajaran pada dasarnya merupakan “perangkat lunak” (software) yang berupa pesan atau informasi yang disajikan dengan memakai suatu peralatan bantu (hardware) agar pesan atau informasi tersebut dapat diterima oleh peserta didik. Media pembelajaran merupakan salah satu komponen dalam proses pembelajaran yang dijadikan sebagai alat bantu mengajar. Keunggulan YouTube sebagai situs yang paling banyak dikunjungi mendorong lembaga pendidikan untuk menggunakannya sebagai media pembelajaran.
Lembaga pendidikan dapat memanfaatkan YouTube untuk membuat media dimana pendidik maupun peserta didik dapat menggunakan video untuk meningkatkan materi pembelajaran. YouTube dianggap sebagai media pembelajaran yang tepat digunakan oleh pendidik karena menjaga perhatian peserta didik membuat belajar menjadi mudah diingat. Peserta didik yang memilih menonton video online yang berkaitan dengan materi menghasilkan nilai yang lebih baik dibandingkan dengan peserta didik yang tidak memilih menonton video.[6] 
Youtube telah terbukti efektif untuk belajar inovatif yang berguna untuk menjaga perhatian peserta didik dan membuat belajar mudah diingat. Peserta didik mampu mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi seperti pengambilan keputuan dan pemecahan masalah, serta berkomunikasi dan berkolaborasi menggunakan media sosial. Selain itu, koneksi dapat dibuat seperti apa yang mereka pelajari di dalam kelas dan belajar menjadi lebih menarik. Youtube memiliki potensi baik sebagai video dengan unsur-unsur audio dan visual ataupun sebagai media sosial yang digunakan sebagai instruksi.
Hasil penelitian menujukkan bahwa 71% setuju menggunakanYoutube untuk pembelajaran akademik, 76% digunakan untuk memecahkan masalah, 77% untuk mendapatkan jawaban atau beberapa pertanyaan, 84% untuk belajar hal-hal baru, 83% untuk menonton video yang disarankan teman, dan 70,5% percaya bahwa peseerta didik dapat belajar banyak dengan menonton video.
3.      Webblog
Pemanfaatan webblog sebagai media pembelajaran memiliki banyak keuntungan, terutama dari s  egi efektifitas, siswa akan menjadi aktif dalam belajar karena materi pelajaran tidak diberikan secara langsung oleh guru tersebut di ruang kelas, tetapi materi yang akan diberikan. Sedangkan dari segi efisiensi pemanfaatan webblog sebagai media pembelajaran dapat memanfaatkan lokasi waktu dalam proses pembelajaran untuk kegiatan lain, karena alokasi waktu untuk menjelaskan materi pelajaran telah tergantikan dengan siswa mengunduh materi dari webblog. Pemanfaatan webblog sebagai media pembelajaran dapat dilakukan dengan cara:
a.       Membuat post sebagai media diskusi.
b.      Membuat halaman sebagai tempat menampilkan suatu mata pelajaran.
c.       Membuat sub halaman sebagai tempat menampilkan suatu pokok bahasan dalam suatu mata pelajaran.[7]

1.      Link Materi
a.       Kelebihan
1)      Memungkinkan setiap orang dimanapun dan kapanpun untuk belajar.
2)      Peserta didik dapat belajar sesuai dengan karakteristik dirinya sendiri karena bersifat individual.
3)      Kemampuan untuk membuat tautan (link), sehingga peserta didik dapat mengakses informasi dari berbagai sumber, baik didalam maupun diluar lingkungan belajar.
4)      Sangat potensial sebagai sumber belajar bagi peserta didik yang tidak memiliki waktu untuk belajar.
5)      Dapat mendorong peserta didik untuk lebih aktif dan mandiri dalam belajar.
6)      Menyediakan sumber balajar tambahan yang dapat digunakan untuk memperkaya materi pembelajaran.
7)      Isi dari materi pelajaran dapat di perbarui dengan mudah.
b.      Kekurangan
1)      Keberhasilan pembelajaran berbasis link materi bergantung pada kemandirian dan motivasi belajar
2)      Akses untuk mengikuti pembelajaran dengan menggunakan link materi seringkali menjadi masalah bagi peserta didik
3)      Pembelajar dapat cepat merasa bosan dan jenuh jika mereka tidak dapat mengakses informasi, dikarenakan tidak memiliki peralatan yang memadai terutama bandwith  yang tidak cukup.
4)      Dibutuhkannya panduan bagi pembelajar untuk mencari informasi yang relevan, dikarenakan informasi  yang terdapat didalam link materi sangat beragam.
5)      Dengan menggunakan pembelajaran berbasis link materi, peserta didik terkadang merasa terisolasi, terutama jika terdapat keterbatasan dalam fasilitas komunikasi.
2.      Youtube
a.       Kelebihan
Kelebihan dari youtube sendiri adalah memberikan informasi yang ada di dunia dengan melihat videonya, memberikan ilmu pengetahuan apa yang belum kita pelajari di kehidupan sehari hari maupun dalam sekolah kita dengan melihat videonya, memberikan hiburan untuk kita yang lagi bosan, memudahkan kita untuk mencari informasi yang terbaruyang ada di dunia ini.
b.      Kekurangan
Kekurangan dari youtube adalah jika kita ingin melihat dari isi semua video yang ada di youtube itu tanpa mendowloadnya dan jaringan kita lagi lemotnya minta ampun maka gambarnya akan terputus-putus oleh karena itu kenyaman kita akan terganggu.
Dari kelebihan dan kekurangan yang telah dipaparkan di atas lebih banyak kelebihannya. Jadi dapat disimpulkan bahwa youtube memberikan dampak positif bagi manusia. Tidak bisa dipungkiri bahwa youtube dibutuhkan oleh semua kalangan dari kalangan usia sekolah, mahasiswa maupun yang sudah bekerja yang pastinya dengan tujuan yang berbeda pula.Dari yang hanya mencari informasi yang ada di dunia dengan melihat videonya, mencari ilmu pengetahuan apa yang belum kita pelajari di kehidupan sehari hari maupun dalam sekolah kita dengan melihat videonya, menghilangkan rasa bosan, atau hanya mencari informasi terbaru dari dunia.[8]
3.      Webblog
Sebagaimana media pembelajaran pada umumnya, pembelajaran berbasis web pun memiliki kelebihan dan kekurangan.
a.       Kelebihan
1)      Memungkinkan setiap orang dimanapun, kapan pun, untuk mempelajari apa pun.
2)      Pembelajaran dapat sesuai dengan karateristik langkahnya dirinya sendiri karena pembelajaran berbasis web membuat pembelajaran bersifat individual.
3)      Kemampuan untuk membuat tautan (link), singga pembelajaran dapat mengakses informasi dari berbagai sumber.
4)      Sangat potensial sebagai sumner belajar bagi peserta didik yang tidak memiliki cukup waktu untuk belajar.
5)      Dapat mendorong pembelajaran untuk lebih aktif dan mandiri didalam belajar.
6)      Menyediakan sumber belajar tambahan yang dapat digunakan untuk memperkaya materi pembelajaran.
7)      Menyediakan mesin pencari yang tepat digunakan untuk mencari informasi yang dibutuhkan.
8)      Isi dari materi pembelajaran dapat di-update dengan mudah.[9]
b.      Kekurangan
1)      Keberhasilan pembelajaran berbasis web tergantung pada kemandirian dan motivasi belajar.
2)      Akses untuk mengikuti pembelajaran dan menggunakan web seringakali menjadi masalah bagi pembelajar.
3)      Pembelajaran dapat merasa cepat bosan dan jenuh jika mereka tidak dapat mengakses informasi, dikarenakan kurangnya peralatan yang memadai.
4)      Dibutuhkan panduan bagi pembelajar untuk mencari informasi yang elevan , karena informasi yang ada didalam web dangat beragam.
5)      Dengan menggunakan pembelajaran berbasis web, pembelajar terkadang merasa terisolasi, terutama jika terdapat keterbatasan dalam fasilitas komunikasi.
Sedangkan menurut Rusman kelemahan terbesar dari pembelajaran berbasis web adalah kurangnya interaksi langsung antara guru dengan siswa, maupun siswa dengan siswa. Hal ini berdampak besar kepada siswa , karena walaupun mereka bisa berkomunikasi secara sycnchronouns melalui live chat atau asynchronous memalui email/forum diskusi, tetap saja interaksi antar manusia secara langsung tidak dapat tergantikan.[10]


 





BAB III

PENUTUP


A.    Simpulan
Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan bahan pembelajaran, sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.implementasi bisa diartikan pelaksanaan atau penerapan. Pengembangan adalah perbuatan menjadikan bertambah, berubah sempurna (pikiran, pengetahuan dan sebagainya). Media yang akan digunakan dalam proses pembelajaran perlu direncanakan dengan baik.
Saat ini kehadiran internet memberikan kemudahan bagi kita didalam mengembangkan pendidikan dan pengajaran. Guna mencapai tingkat pembelajaran yang efektif, maka sudah semestinya setiap institusi pendidikan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.Oleh karena itu, sudah saatnya kita perlu memikirkan pemanfaatan teknologi informasi internet dalam setiap pengembangan kurikulum dan bahan ajar di setiap sekolah

Demikian makalah yang kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok pembahasan dalam masalah ini. Dalam penulisan makalah ini kami sudah memaksimalkan agar menghasilkan makalah yang sempurna. Namun, pasti masih terdapat beberapa kekurangan dan kesalahan, baik dari segi penulisan maupun dari segi penyusunan kalimatnya dan dari segi isi juga masih perlu ditambahkan. Sehingga penulis sangat mengharapkan masukan dan kritikan yang dapat membuat makalah ini lebih baik. Semoga makalah ini bermanfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca agar dapat menambah wawasan mengenai mengembangkan tugas kelas dan sumber belajar dari link materi, video pembelajaran dari youtube, dan weblog.

DAFTAR PUSTAKA


Dwi Iga Luhsasi, Arief Sadjiarto. 2017. YouTube: Trobosan Media Pembelajaran Ekonomi bagi Mahasiswa, Vol 3, No 1.
Majid, Abdul. 2013. Perencanaan pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyanto, Asep Purna. 2008. Go Blog: Mendukung Program Satu Juta Blog. Bandung: OASE Media.
Ratnawati. 2016. “Desain Media Pembelajaran Berbasis Link Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa”. Jurnal Mekom. Vol.3 No.1
Rusman, dkk. 2003. Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Depok: PT Rajagrafindo Persada.
Salma, Dewi. 2004. Mozaik Teknologi Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sanjaya, Wina.  2008. Perencanaan Dan Desain System Pembelajaran. Jakarta: Predana Media Grup.
Tina Mariany. Pemanfaatan Webblog Sebagai Media Pembelajaran. Jurnal Teknologi Pendidikan.
www.mandalamaya.com/pengertian-hyperlink-fungsi-hyperlink-contoh-hyperlink/ Di akses pada hari kamis tanggal 2 April 2020, pukul 20.30.




[2] Tina Mariany Kariman Eddy Mulia, Pemanfaatan Webblog Sebagai Media Pembelajaran, Jurnal Teknologi Pendidikan, hlm. 73.
[3]  Ratnawati, “Desain Media Pembelajaran Berbasis Link Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa”, Jurnal Mekom, Vol.3 No.1 Februari 2016, hlm 79-83
[4] Dwi Iga Luhsasi, Arief Sadjiarto, YouTube: Trobosan Media Pembelajaran Ekonomi bagi Mahasiswa, Vol 3, No 1 2017. Diakses pada hari rabu 1 April 2020, Pukul 11.33
[5] Dewi Salma, Mozaik Teknologi Pendidikan, (Jakarta: Kencana, 2004), hlm 50.
[6] Abdul majid, perencanaan pembelajaran, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013), hlm. 171.
[7] Tina Mariany Kariman Eddy Mulia, Pemanfaatan Webblog Sebagai Media Pembelajaran, Jurnal Teknologi Pendidikan, hlm. 74.
[8] Wina sanjaya, perencanaan dan desain system pembelajaran., (Jakarta: predana media grup, 2008), hlm. 150.
[9] Asep Purna Mulyanto, Go Blog: Mendukung Program Satu Juta Blog, (Bandung: OASE Media, 2008), hlm. 77.
[10] Rusman, Deni Kurniawan, dan cepi Riyana, Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, (Depok: PT Rajagrafindo Persada,2003) hlm 274.

Komentar